Selasa, 22 Maret 2016

Hukum Islam

Gambar gadis paling lawa & terhebat | ANa Ahmad
Bersolek merupakan salah satu fitrah wanita yang memang harus terlihat cantik dihadapan suami dan anak-anaknya. Bahkan, seorang istri sangat dianjurkan untuk piawai dalam hal ini, agar suami betah dirumah dan tidak melirik wanita lain diluar sana.

Akan tetapi, dalam keadaan tertentu, wanita yang gemar bersolek justru dianggap sebagai suatu kemunafikan dan menjadi sumber utama malapetaka dalam rumah tangga yang dia jalani. Berikut ini dalil dan penjelasannya.

Di dalam buku Menuju Pernikahan Islami, Drs Muhammad Thalib mengutip satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Nu'aim Rahimahullah, Rasulullah saw bersabda, "Wanita-wanita yang gemar meminta cerai dan wanita-wanita pesolek (diluar rumah) adalah wanita-wanita munafik."

Terkadang, sikap istri jenis ini berlebihan. Jika dirumah bersoleknya biasa-biasa saja, namun menjadi luar biasa saat berada diluar rumah, baik saat bekerja, kondangan, atau pergi ketempat-tempat umum lainnya. Dalihnya, mereka ingin menunjukkan bahwa suaminya tidak salah pilih dan memiliki istri yang cantik nan jelita.

"Perempuan ini," tutur Drs Muhammad Thalib menerangkan, "disebut munafik karena selalu berpura-pura dalam menampilkan dirinya dan menyembunyikan keadaan yang sesungguhnya."

Itulah yang menjadikannya harus mematut diri berjam-jam sebelum keluar rumah untuk sebuah urusan, sebab tidak ingin terlihat sebagai wanita yang memiliki kekurangan. Selaim make up yang berlebih, mereka juga mengenakan pakaian bak putri raja dengan warna dan model yang mengundang banyak perhatian orang lain disekitarnya.

Dandanan yang berlebihan itu juga mengundang pandangan laki-laki jahat, dan bisa menuju pada hubungan haram bila dituruti. Apalagi dengan mudahnya komunikasi diera sekarang ini, kejahatan dan kemaksiatan bisa dilakukan dengan mudah, bermula dari hal yang sederhana pula. Inilah bermulanya malapetaka di dalam rumah tangganya.

Selain itu, wanita jenis ini juga akan menuntut suaminya dan menyusahkan ketika suaminya tidak memiliki uang yang cukup untuk memberikan keperluan dandanannya. Mereka bisa menimbulkan akar permasalahan, marah-marah, dan menuduh suaminya tidak sayang, padahal laki-laki itu telah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menghidupi dia dan anak-anaknya.

Parahnya lagi, mereka tidak menyadari. Saat menuntut suaminya agar tidak melirik wanita lain diluar, tapi mereka justru berupaya agar laki-laki lain meliriknya karena dandanannya. Dan itu sangat berbahaya bagi kebahagiaan dan kelangsungan rumah tangganya.

Ya Allah, lindungilah kami dari jahatnya bisikan syaitan dan godaannya. Aminn.

Wallahu a'lam. [AndreRaharjo]